7.9.10

nanny-less

sejak hari minggu kemaren, si mbak pulang kampung, karena jadwal travel langganannya dateng hari minggu. dan sejak si mbak bilang klo ternyata dia ga jadi pulang rabu, aq dan ayah sudah bikin beberapa rencana antisipasi, terutama yang berkaitan dengan d'icha. klo urusan kerjaan rumah si gampang aja, qta sudah terbiasa berbagi peran, klo ayah sibuk ngerjain bagiannya, aq nemenin d'icha begitu pun sebaliknya. yang perlu dipersiapkan adalah bagaimana handle d'icha nya. klo cuma ikut aq kerja si sebenernya gampang aja, cuma masalahnya adalah, kerjaanku sekarang kan ga jelas, dalam arti, bisa tiba-tiba dapet surat tugas untuk inspeksi atau audit ke sarana. dan kalo dalam 3 hari ini (aq baru mudik tgl 8 september) aq ga tugas si ga masalah, d'icha bisa ikut aq ngantor, toh dia sudah terbiasa ikut aq kerja di surabaya dulu, dan dia juga sudah sangat mandiri untuk ukuran anak seusianya, tapi klo harus tugas itu yang bikin pusing. untungnya, semua pelatihan selesai sebelum tanggal 6 september. skenario awal, aq gantian masuk sama ayah, senin aq masuk, selasa gantian ayah yang masuk, rabu aq masuk setengah hari. tapi trus jumat sore aq punya kerjaan yang urgent, dan si bos baru bisa kasi aproval hari senin, trus selasa dan rabu aq dapet tugas inspeksi, jadi skenario awal itu batal. akhirnya ijin untuk ngajak d'icha ikut inspeksi, klo pun misalnya ga diijinin, ya nekat, selama inspeksi d'icha ditinggal di mobil bareng pak supir, toh inspeksi parsel ini, harusnya ga terlalu lama di 1 sarana. ok, lanjuutt, senin sampai rabu d'icha ikut ngantorr.

minggu malam, aq, ayah dan d'icha mulai kerja bakti, beberes, juga misah-misahin barang yang mo dibawa mudik, terutama pesenan orang-orang rumah. trus senin dimulai lah hari-hari yang seru itu. perjalanan ke kantor naek krl, trus nyambung bajaj, bener-bener dinikmati d'icha. Alhamdulillah, lancar semuanya, kerjaan kelar, d'icha juga enjoy banget dengan beberapa "aktivitas kantor" nya, dan juga cukup tekun mengerjakan activity book yang dibawa nya dari rumah. sempet juga tidur di ruang sholat. trus hari ini tadi, d'icha ikut inspeksi sidak bareng tim-ku. deg-deg an si awalnya, ada terselip kekuatiran klo d'icha bakalan capek harus ngikutin jalan ke beberapa supermarket dan toko parsel. ayah bilang si, ga usah kuatir, d'icha kan hobi belanja, pasti dia enjoy banget. dann ternyata bener sodara-sodara, dia sangat sangat enjoy jadi inspector!!! he he he...tapi klo dia sering-sering ikut aq tugas, bisa bangkrut ntar, lah gimana ga bangkrut klo di tiap sarana dia selalu ambil barang untuk dibeli. mulai dari frestea apple, fitkom, lemon water, kfc, sampe robot pink. biyuuhhh....

wuaaahhh....legaaa banget, satu pengalaman lagi dah terlewati. tinggal sehari lagi di sini, trus mudik seminggu lebih. malam ini harus kelar packing nya, besok janjian ketemu ayah di gambir sebelum bareng ke bandara, karena aq dan ayah sama-sama masuk setengah hari doang. moga lancar perjalannya deh, selamat sampe di rumah.

yang mo mudik juga, met mudik ya, temans, moga sehat dan selamat di tempat tujuan masing-masing. yang ga mudik, met liburannn...met senang-senang bareng keluarga, maaf lahir batin ya...

Cara Mendidik Anak

Artikel ini full copy paste dari http://www.balita-anda.com/fatherhood/824-cara-mendidik-anak.html

Sebagai orangtua yang selalu sibuk dengan rutinitas kerja yang padat. Membuat waktu kita sangat terbatas untuk anak kita.  Padahal inginnya kita bisa terus menerus dekat dengan si buah hati.  tapi kira-kira bisa ngga ya waktu kita yang terbatas  itu menjadi berkualitas ? dan … mungkin ngga ya kita bisa menjadi orantua yang  efektif ?
Menurut psikolog selama kita bisa memanfaatkan waktu , orang tua yang sibuk pasti tetap bisa membesarkan anaknya dengan baik.  Karena belum tentu juga anak yang orangtuanya mempunyai  seratus persen waktu di rumah, bisa memiliki kualitas fisik, jiwa dan psikologis yang lebih baik dibandingkan anak yang  orangtuanya banyak waktunya habis di tempat kerja.   Karena tumbuh kembang anak tidak bergantung  pada lama waktu alias  kuantitas orang tua bersama anaknya. Tetapi lebih kepada kualitasnya.
Ibu yang setiap hari di rumah, tapi tidak terlalu care pada tumbuh kembang anaknya, misalnya ibu asyik menonton televisi sendiri, sementara anaknya dibiarkan bermain sendiri tanpa bimbingan darinya. Tidak akan sebanding dengan ibu yang bekerja namun memanfaatkan waktunya yang terbatas  secara maksimal untuk mengikuti dan membimbing tumbuh kembang anaknya.
Siapapun pasti  ingin bisa menjadi orang tua yang baik. Dan untuk menjadi orang tua memang butuh belajar.  Namun sayangnya, sekolah untuk menjadi orang tua belum ada. Bagaimana sebaiknya memanfaatkan waktu menjadi orang tua dengan efektif ? berikut tipsnya.
1.    Dekati anak, pahami karakternya
Orangtua yang baik berusaha memahami karakter  anaknya. Ada anak yang sejak awal menunjukan karakter pemalu, periang. Introvert, extrovert atau penuh percaya diri. Sebaiknya perlakukan mereka sesuai  dengan karakternya, dan jangan memaksakan anak untuk menjalani karakter lain. Atau memaksanya melakukan sesuatu yang dia belum merasa siap.
Misalnya memaksa anak yang pemalu untuk maju ke panggung, sementara dia belum siap. Orang tua dan guru hanya bisa menyiapkan mentalnya, namun yang bertarung mempersiapkan mental itu adalah anak itu sendiri. Daripada ‘berkelahi’ dengan anak di belakang panggung. Lebih baik beri dia waktu untuk mengelola perasaan. Di kesempatan lain, dia mungkin jadi lebih berani. Jika dipaksa, anak bisa terbebani dan stress.
Waktu serta tenaga yang anda berikan pun terbuang percuma. Untuk memahami anak, anda tentu harus dekat dengan mereka. Dan menjadikan diri anda sebagai orang dekat hingga jadi tempat curhat juga perlu trik. Jika anak sedang bermasalah, berikan rasa empati dan perhatian. Tunjukan bahwa anda peduli dan ingin dia kembali ceria.  Jika karakter anak anda tertutup jangan paksa dia untuk segera to the point menceritakan masalahnya.
Anak malah semakin bungkam. Dekati sedikit demi sedikit, ajak dia ngobrol dari hati ke hati, dari situ anda bisa masuk ke pokok masalnya. Meski sibuuk, jadilah pendengar yang aktif . jangan pura-pura mendengarkan padahal tidak dan masih bekerja. Alihkan konsentrasi ke dia atau minta untuk menunda pembicaraan sesaat lagi.
2.    POSITIVE PARENTING
Terapkan positive parenting yaitu menghargai setiap perilaku baik anak  sebanyak-banyaknya dan usahakan untk menghukumnya sesedikit mungkin. Jika anak melakukan kesalahan, jangan langsung dimarahi. Tapi gali alasan dia melakukannya, serta ajak dia berpikir apakah itu baik atau tidak. Bersikaplah tenang, karena pada dasarnya setiap perilaku anak adalah proses menemukan jatidiri atau identitas  dirinya. Dengan cara ini, anak mengerti dan anda bebas stress. Anak usia satu sampai dua tahun adalah usia yang segala perilakunya msaih bersifat eksplorasi. Maka berikanlah kesempatan itu, karena ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otaknya.
3.    LIBATKAN DAN AJAK DISKUSI
Ingin anak yang pemberani dan punya sifat memimpin ? libatkan dalam diskusi keluarga, dengarkan dan hargai pendapatnya. Lakukan itu sejak dia kecil, agar ingatan itu tertancap di memorinya. Diskusikan banyak hal dengannya mulai dari memilih makanan, baju, berwisata ke mana, sampai sekolahnya sendiri. Hal ini penting untuk membentuk rasa percaya dirinya. Dengan kebiasaan ini, anak juga akan terbiasa dengan penyelesaian masalah  secara demokratis. Mulailah  melibatkan mereka ke dalam tugas-tugas rumah tangga sehari-hari, tentunya dengan menyesuaikan dengan usianya mereka. Anak biasanya akan merasa senang, jika ia merasa dibutuhkan oleh orang lain dan berguna bagi orang lain.
4.    MANFAATKAN SETIAP KESEMPATAN
Jika anda adalah orangtua bekerja, maka pintar-pintarlah mempergunakan kesempatan terbatas untuk berkomunikasi dengan anak  anda seefektif mungkin. Sambil bercanda, usahakan mendapatkan pembicaaan yang ‘berisi’. Misalnya, ajaklah anak mengobrol dengan santai tentang berbagai hal ketika anda mengantar dia ke sekolah. Gunakan  juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif ketika anda menemani dia menonton televise. Mengajak diskusi selalu bisa diawali dengan pertanyaan-pertanyaan yang unik danmungkin bikin dia geli. Missal.” Nak, kenapa ya manusia itu kadang-kadang sakit?  Apa kuman  itu juga bisa sakit ya ?”
5.    SEDIAKAN WAKTU KHUSUS
Meluangkan waktu khusus untuk berdua dengan anak merupakan hal yang penting untuk menumbuhkan ikatan batin antara anda dan anak. Manfaatkan kesempatan berdua untuk memahami dan mendekatkan diri dengan anak. Anda bisa memanfaatkan  waktu tersebut mulai dari saat membangunkan atau mengantarkannya tidur, bermain bersama, menonton televisi bersama, pergi bersama ke tempat-tempat menarik, dan banyak lagi. Usahakan setiap hari ada waktu khusus untuk setiap anak.  Akan lebih baik  jika waktu libur dimanfaatkan untuk bersama keluarga.
6.    TEGAKKAN DISIPLIN
Jika  anak sedari kecil dibiasakan untuk disiplin, maka dia akan menjadi pribadi yang teratur setelah dewasa. Terapkan mulai dari hal-hal  yang kecil.  gosok gigi, cuci kaki, merapikan tempat tidur setelah bangun pagi, sangat baik untuk membiasakan hidup mereka lebih teratur setelah dewasa. Terapkan disiplin secara konsisten. Jika anak melalaikannya, tidak ada salahnya anda memberikan sanski. Tak perlu sambil marah-marah, malah bagus jika anda dan anak melakukannya sambil tertawa. Berikan sanksi  yang bersifat mendidik, misalnya menyuruhnya untuk mengerjakan tugas rumah dan perlu diingat. Jangan berikan sanksi di beberapa kelalaian pertamanya. Berikan jika anak berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama.
7.    BERILAH CONTOH YANG BAIK
Anak adalah peniru ulung, maka berhati-hatilah dalam bertingkah laku dan menjalankan kebiasaan.
Anak usia emas (0-5 Tahun) memiliki daya ingat yang sangat kuat, jadi apapun yang anda lakukan bisa menjadi modalnya dalam berprilaku di saat dewasa.
Dia belajar berprilaku melalui pengamatannya pada perilaku orang tuanya. Maka berperilakulah yang baik dan hindarkan kata-kata kotor, karena apa yang kita ucapkan dan kita lakukan merupakan modal bagi anak kita dalam berperilaku dan berucap.
8.    UNGKAPKAN KASIH SAYANG
Setiap orang tua pasti menyayangi anaknya, begitu pula sebaliknya. Namun tak jarang orang tua menganggap hal itu tak penting. Padahal, mendapatkan kasih sayang adalah hak setiap anak. Termasuk dalam bentuk verbal. Seperti ‘ mama sayang kamu’. Ini berpengaruh sangat besar kepada anak. Karena  merasa diperhatikan dan disayang. Sehingga anak memiliki kedekatan emosi yang dalam terhadap orangtuanya anak juga memiliki perasaan yang halus, lembut dan penuh kasih sayang terhadap sesama. Ungkapan kasih sayang dengan ucapan sayang. Belaian pelukan dan ciuman dalam setiap kesempatan.
9.    KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
Komunikasikan denagn jelas dan lembut. Ketika anda memberikan perintah kepada anak.
Berikan perintah yang spesifik dengan kalimat yang jelas untuk menghindari kebingungannya.
Stop memberikan ceramah, memarahi atau mengomeli anak dengan panjang lebar apalagi dengan teriak-teriak. Sebaliknya seringlah  mengajak mereka berdiskusi. Jangan sekali-kali berbicara dengan keras dan kasar  terhadap anak. Kalau anda tak ingin mereka meniru.
10.    SAAT MARAH, ANAK JANGAN DIJADIKAN PELAMPIASAN
Perilaku anak kadang membuat orangtua kesal dan jengkel. Apalagi kalau pekerjaan dan kekalutan di kantor di bawa kerumah. Jika anda mengalami hal ini, jangan sekali-kali menjadikan anak sebagai pelampiasan kekesalan. Karena marah, anak menjadi objek omelan, luapan emosi atau bahakan sampai membuat kita tak menghiraukan dan memperhatikannya. Saat marah, control diri memang cenderung lebih rendah tapi jangan sekali-kali melampiaskannya kepada anak. Di depan mereka, tetaplah bersikap seperti  biasa. Sempatkan waktu luang sejenak untuk berpikir  dan introspeksi diri. Ambil napas panjang dan coba berpikir untuk mencari solusi terbaik bagi masalah anda. Satu hal yang penting : orang tua yang efektif juga butuh  waktu untuk dirinya sendiri.
  

ps : moga bermanfaat ya, temans...

4.9.10

antara bakat, minat dan tes sidik jari

tiba-tiba keinget chat dengan wulan di bbm beberapa hari lalu...
persis nya si dah kehapus dari chat history, tapi garis besarnya adalah menyelami bakat anak (kali ini yang jadi topik raras dan icha)
wulan bilang klo dapet diskon untuk tes sidik jari, secara wulan sendiri pengen tau bakat raras itu kek gimana. kebetulan, beberapa bulan lalu, waktu dapet info mo diadain smart parents conference di jakarta, yang disponsori oleh Frisian Flag, dimana aq pernah dateng ke acara serupa waktu diadain di surabaya, aq tertarik banget buat ikutan. browsing banyak info kesana kemari, karena terus terang, aq tertarik banget dengan finger print test yang diadain di sana. seperti biasa, aq juga browsing tentang tes sidik jari itu kek apa si sebenarnya, apa yang bisa ditunjukin, apa manfaatnya. akhirnya aq tanya-tanya via multiply, dan ada salah satu id yang kasi deskripsi panjang lebar tentang tes sidik jari itu. dia baru aja ikut seminar parenting yang diadain salah satu rumah sakit yang cukup punya nama di jakarta, dengan pembicara dr. eka, ahli bedah otak. dia bilang kalo secara medis, tidak ada kaitan antara sidik jari dengan penentuan minat dan bakat. klo mo ikut tes sidik jari ya gpp, cuma tetap beri kesempatan anak untuk mengembangkan diri seluas-luasnya. dengan mempertimbangkan rame-nya orang yang bakalan ikut di acara itu, akhirnya aq memutuskan untuk ga dateng ke smart parents conference tahun ini. 

balik ke masalah bakat dan minat, aq googling pengertian dari KBBI online :
ba·kat n  2 dasar (kepandaian, sifat, dan pembawaan) yg dibawa sejak lahir: ia memiliki -- melukis (menyanyi dsb) -- alam kemampuan yg sudah ada atau dibawa sejak lahir; -- ombak bagian (puncak) ombak yg berbuih; kepala ombak; -- penyakit Dok tanda-tanda penyakit; prodomus; -- terpendam bakat yg tersembunyi, tidak diketahui atau digunakan;
ber·ba·kat v 1 berbekas; ada bekasnya; 2 mempunyai dasar kepandaian yg dibawa sejak lahir; berpembawaan: ia - dagang; anak itu - melukis;

mi·nat n kecenderungan hati yg tinggi thd sesuatu; gairah; keinginan: saya tidak ada -- untuk belajar melukis; ber·mi·nat v mempunyai (menaruh) minat; cenderung hati kpd; ingin (akan): krn belum mempunyai pekerjaan tetap, ia belum - untuk menikah; me·mi·nati v 1 menaruh minat (pd); memperhatikan; menginginkan: para wisatawan banyak yg - barang kerajinan Indonesia; 2 menyayangi; menyukai: ia sangat - penggembala yg rajin itu; pe·mi·nat n orang yg menaruh minat pd sesuatu: sbg - sastra, dia rajin menghadiri ceramah atau diskusi sastra

wulan bilang, raras itu anak yang kinestetis, menyukai kegiatan yang aktif (aq belum nanya lagi jadi pa ga dia ikutin raras di tes sidik jari itu). beda dengan icha, klo menurutku, icha tu anaknya lebih tenang. klo aq liat, dia suka banget bercerita, apa aja, termasuk menceritakan kembali buku-bukunya dengan bahasanya sendiri. suka main peran juga, seringnya dia berperan jadi ibu guru, dan boneka-boneka itu sebagai muridnya. tapi juga suka maen edu games di komputer, kek bobby bola atau kiki kelinci. klo sore atau sabtu suka juga bersepeda bareng temen-temen 1 blok di perumahan. suka jadi penengah klo ada konflik antara temen-temennya, tapi dia sendiri ga suka konflik. ga suka membuka obrolan, jadi klo ada orang baru ya dia diem aja. ga bakal proaktif ngajak kenalan ato ngobrol (persis ayahnya!!). klo tentang mainan, belum ada 1 mainan pun yang bener-bener jadi kegemarannya. puzzle ya dimainin, sekarang maksimal masih yang 6x6, itu juga ga sering banget. maen mega blocks malah dah jarang banget. maen boneka, ya cuma pas dia jadi ibu guru itu. kegiatan gunting tempel dan mewarna juga sekenanya aja, saat beli buku aktivitas baru, pasti antusias ngabisin, setelah itu ya udah, dia taruh lagi di lemari nya. malahan dia lebih sering make barang-barang itu untuk kegunaan yang lain. misalnya puzzle nya dia pake buat masak-masakan, atau lain waktu mega blocks nya dijadiin barang jualannya dia (saat dia jadi cashier pake mainan cash register).  d'icha juga suka banget masak, masak pake mainannya, atau bantuin aq masak beneran. dan banyak lagi kegiatan lainnya yang jadi hiburan saat pulang kerja, lebih lebih di waktu weekend. seiring berjalannya waktu, harapanku bisa ngeliat bakat dan minatnya dengan lebih baik lagi, biar gampang ngarahinnya. jadi inget, minggu lalu, pengen banget pergi ke pejaten village, karena ada show-nya Mister Maker, secara selama ini, qta bertiga (aq, ayah dan d'icha) sering praktekin apa yang dibuat Mister Maker di saat senggang. cuma batal aja jadinya, karena pasti rameeee banget, dan malah bakal ga nyaman akhirnya. moga-moga ada kesempatan lain kali untuk bisa dateng ke acara-acara kek gitu. kapan hari juga dah collect info dari yuyun, tentang acara cooking class nya izzi pizza, bisa dipertimbangkan untuk dihadiri suatu hari nanti. dari kegiatan-kegiatan seperti ini, ntar lama-lama bakal keliatan bakat dan minat d'icha ke arah mana. tinggal aq nya yang harus lebih teliti dan terus belajar untuk bisa ngedampingin dia dengan lebih baik lagi. secara sekarang juga sering banget kewalahan dengan semua pertanyaan-pertanyaan nya yang ga terduga, yang selalu ngejar jawaban lengkap. ga cuma iya atau tidak, tapi harus ada penjelasan kenapa nya. hihihi...sampe kadang-kadang speechless.

ah, topik tentang parenting dan parenthood ga kan pernah ada habisnya..it's a long-life-learning
eh iya, sebelum lupa, met ultah ke-4 ya, kk raras, moga jadi anak sehat, pinter, sayang sama mami, ayah dan dek nandya juga keluarga. kapan-kapan qta maen bareng yaaa....

3.9.10

cepet banget

wuaahhh...dah mo lewat aja puasa taun ini,hikkksss...ga rela rasanya!!

momen puasa kali ini berharga banget, selain bisa ngenalin konsep puasa ke d'icha, meski dia belum beneran puasa, karena masi nyoba puasa sampe jam 10 aja, tapi Alhamdulillah dia dah paham makna puasa, berikut ibadah yang menyertainya, kek tarawih, tadarus dan zakat. kali ini juga dia sudah disiplin ikut shalat jamaah bareng aq dan ayahnya, juga makin senang dateng ke masjid. hari Rabu kemarin juga jadi wakil dari kelas Play Group nya untuk berkunjung ke panti asuhan. kalo biasanya baju-baju nya yang masi bagus tapi dah ga muat dikirim ke rumah ibuku, kali ini untuk ngelatih empatinya, ikut disumbangin ke sekolah. aq kasi kesempatan dia untuk milih sendiri baju yang mo dikumpul di sekolah. she's soo excited!! Alhamdulillah, acara baksosnya lancar. 

sekarang d'icha lagi sibuk nyiapin parcel untuk 4 orang guru PG. dia juga sibuk bikin kartu lebaran, dengan bantuan kami tentunya.rencananya parcel itu mo kita anter sendiri ke rumah gurunya. untuk guru2nya di surabaya dulu juga dibikinin kartu lebaran, yg discan trus dikirim ke tante puspa untuk diselipin di parcelnya. hehehe, cukup bikin gurunya sangat terharu meski klo diliat dari nilai barang di parcelnya sih ga seberapa, tapi emang nilai peduli itu yang pengen ku ajarkan pada d'icha.

tentangku, di sepanjang pertengahan Ramadhan sampe menjelang akhir ini Allah banyak kasi rejeki, selain materi baik lewat jualan baju maupun dari tugas sebagai auditor dan inspektur cpob, rejeki paling gede kurasakan adalah berupa ilmu. 2 minggu berturut-turut dapet kesempatan ikut pelatihan GMP., dengan topik yang berbeda di tiap minggunya. it's an honor for me. moga2 kesempatan untuk ikut pelatihan berikutnya dimudahkan, biar cita-cita jadi konsultan dan sekolah lagi bisa kesampaian.

mostly of all, berharap banget moga2 bisa ketemu Ramadhan lagi...

12.8.10

day 2 report

hari kedua puasa, dah bocorrrr..*sigh*
terancam ga bisa ikut sholat ied ntar ni, klo berdasarkan hitungan siklus, karena siklusku pendek nian. hikkkss...

report hari ke-2 ini :
- buka puasa pertama : menu ayam, tempe dan tahu penyet, pake sambel terasi, plus es teh tong tji buatan sendiri...aseli, enak banget!! he he he, sayangnya petulo yang dibeli dengan penuh sukacita, rasanya tidak seindah yang dibayangkan. gpp lah, setidaknya dah ngobatin penasaranku.
- sahur : pengen ketawa kalo inget, semalem, saat masak buat menu sahur abis sholat tarawih bareng ayah di rumah, aq masak sambil nge-net, menu nya sayur asem. seingatku si apinya dah kukecilin, dasar teledor, asik aja fb-an sambil jualan, pas di cek, sayurnya terlalu mateng. sambil cengar cengir, minta maap sama ayah, karena menu sahurnya terancam ga sesuai ekspektasi..untungnya masi ada tahu yang bisa digoreng..daann kerupuk tentu saja.
- d'icha ternyata juga bisa lulus ikutan puasa sampe jam 10 pagi, ga ngemil, ga nyusu...he he he...guuuttt geeellllll....dapet 1 bintang deh hari ini. (dia dah sibuk aja tanya, klo dapet 10 bintang itu kapan, ma??). dia juga dah hepi banget karena mo nukerin 10 bintang yang sudah dikumpulinnya periode kemaren. mo dituker sama baju spongebob katanya. trus 10 bintang periode ini mo dituker sama sandal princess, soalnya sandal winnie the pooh nya dah sobek. he he he... kalo hari ini hadiahnya puding stobeli, besok dia minta hadiahnya es buah..oke deehhh...siap!!!

sediih, karena "terpaksa" harus ga puasa dulu...
moga bisa tetep kebagian pahala ngurus orang berbuka..amiiiinnn..






11.8.10

day 1 - holy ramadhan

Alhamdulillah, dikasi kesempatan Allah untuk ketemu bulan suci Ramadhan lagi. taun ini, Ramadhannya beda, dah ga sahur dan buka sendiri. tapi rame2, bareng ayah dan si mbak juga. sahur hari pertama dengan menu sop ceker ayam dan tempe goreng..sedaaappp...cuma sayangnya, ga sempet tarawih karena kakiku pegell banget abis nemenin sunil sejak sabtu malam sampe selasa siang. jalan ke dufan, belanja ke cempaka mas, trus nganter ke bandara. liburan seru lah judulnya, meski akhirnya dengan sungguh terpaksa melewatkan kesempatan untuk tarawih pertama. jadi buka lapak tukang pijit sebelum masak buat sahur. cuma si mbak aja yang pergi ke masjid, d'icha nya masi mewek karena ditinggal kakak nina dan mas farrel pulang...sabar ya, sayang, sebulan lagi bisa maen sama kk nina dan mas farrel lagi kok..

hari ini, hari pertama juga setelah cuti 2 hari, senin dan selasa kemaren. perjalanan ke kantor pagi ini sangat menyenangkan, karena krl ekspress nya tepat waktu, trus ga pake antri juga di jalannya. harusnya ada surat tugas, untuk rabu dan kamis, tapi lalu diganti kamis dan jumat. jadi hari ini bebas tugas luar..seeppp..bersyukur banget dah!! siang bisa sholat di masjid Badan POM, ketemu dengan beberapa teman kuliah, trus beberapa orang yang pernah tugas bareng, malah bisa sedekah senyum..berkah lagi to?? trus pulang tepat waktu juga, tugas-tugas senin dan selasa juga dah kelar semuanya tepat waktu juga..Alhamdulillahh..bener-bener nikmat luar biasa. dan sore harinya saat pulang kantor, pas angkot berenti di dekat perlintasan kereta, ngeliat gerobak petolo (putu mayang), waahhh...langsung aja lompat dari angkot, bayar, trus memburu si tukang jualan. dapet deh 4 bungkus, Alhamdulillllaaaahhh..tambah kenceng deh nikmatNya kurasakan. sampe di stasiun juga langsung dapet kereta, dan hari ini pertama kalinya aq naik krl ekonomi, muraaahh banget yaaa ternyataaa..he he he..irittt polll!!!Alhamdulillah, krl nya ga lagi padat, jadi bener-bener bisa menikmati perjalanan dengan krl ekonomi pertama kali. 

besok mo nyobain ajak d'icha puasa ah, semampu nya...dia si dah excited tadi sebelum tidur aq tantangin untuk puasa besok. sebagai iming-imingnya, aq dah bikinin dia puding strawberry kesukaannya, untuk dimakan besok siang..selamat berjuang ya, sayang!!!

Bismillah, semoga kita semua mendapat keberkahan dan kebaikan bulan suci ini...
Met puasa semuaa...



8.8.10

pe-er

gara-gara chatting sama mas rheo tadi, aq ngerasa harus segera nyelesein pe-er ku ni. sik ya, mas, aq usahakan bisa aq upload cepet deh tulisan tentang jajanan anak sekolah dan e-cigarette nya. doain moga bisa cepet kelar dan berguna ya..

* huaaa...pengen punya kemampuan duplikasi diri nii....

24.7.10

wisdom - 2

kebahagiaan itu bukan karena memiliki yang terbaik, tetapi berbuat yang terbaik dengan segala yang dimiliki - anonim

21.7.10

ikhlas untuk naik kelas

*thanks to bondan dan fade 2 black*


banyak hal kuperoleh saat aq sudah merelakannya, dalam arti dah ga ngarepin lagi. saat udah ga ngotot banget buat ngedapetinnya, eh tau-tau ga disangka malah dapet ato malah kebuka jalannya. emang bener kok, untuk bisa naik kelas, harus banyak ikhlas. ikhtiar si tetep, harus malah, tapi kan sikap tawaqqal setelahnya yang juga ga kalah penting. so, ga bole capek untuk belajar ikhlas dong yaaa...



...
apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih, coz everything's gonna be okay
...

20.7.10

music wonderland

demi memaksimalkan potensinya d'icha, aq dan ayah nawarin d'icha untuk ikut beberapa kegiatan selain playgroupnya. awalnya dulu,waktu d'icha hobi banget corat coret dan mewarna, kepikir buat ikutin klub mewarna. selain rajin beliin dia coloring book, atau ngprint coloring page dari internet, yang sebelumnya dia pilih sendiri. waktu di surabaya dulu dah nemu tempatnya, cuma waktu itu aq ngrasa d'icha masi terlalu kecil, jadi pending dulu. pas dah tinggal di bekasi, ga nemu klub mewarna yang sreg. adanya malah kek les gitu, aq ga suka. tapi kesininya malah kegiatan itu dah ga terlalu sering ditekuni lagi.

meski begitu, keinginan buat ikutin d'icha kegiatan luar sekolah ga pernah surut. hampir di tiap weekend, qta bertiga hunting klub atau sanggar. pernah nawarin d'icha ikutan balet, di rumah si d'icha mau2 aja, tapi pas tau balet itu apa dan gimana, ga mau dia. wkwkwkwk.. trus nanya2 di chaki club, ternyata kegiatannya cuma modern dance, dan lagi-lagi d'icha ga mau. ujung-ujungnya, ketemu sama yamaha music school. iseng aja masuk, dan ternyata d'icha langsung suka. kliatan sangat bersemangat dia di sana. setelah nanya2 sama mbaknya, ada 1 program namanya music wonderland, jadi semacam playgroup tapi kegiatannya hanya menyanyi, bercerita dan main musik. kegiatannya cuma seminggu sekali, sabtu jam 10 pagi, 1 kelas maksimal 10 anak yang masing2 didampingi orang tua. d'icha betaahh banget di sana, jadinya langsung daftarin dia di sana. ga ada target dia mo gimana lah besok, aq cuma pengen memperkaya diri d'icha aja, memberinya kesempatan mengenal banyak hal. prinsipnya,kegiatan itu ga jadi beban aja buat dia. Insya Allah ada nilai positif yang bisa d'icha ambil lewat kegiatan ini. meski itu berarti ngurangi jatah belanja mama nya, he he he...tenang aja, dek, mama dah jarang nyetarbak lagi kok...soalnya ga sempeetttt...hehehe..


Semoga Allah selalu memberi kemudahan, amiinn...



*dah mulai sering ditanya-tanya, mama, kapan si sekolah musiknya mulai..he he he*